Penulis: admin

  • GERIMIS

    GERIMIS

    Gerimis turun di senja itu

    Membawa angan tak tentu dituju

    Anganku terbang bersama angin rindu

    Membuat jiwa yang menangis pilu

    ………………………….

    Gerimis kecil melanda jiwa

    Membasahi raga yang kosong merana

    Melepas tangisan yang menyesak di dada

    Mengharap hadirmu kekasih tercinta

    ………………………………

    Gerimis hilang

    Pelangi pun datang

    Indah di awan menyonsong harapan

    Harapan kan datang menjawab kenangan

     

    https://evarinaspd172730.gurusiana.id/article/2020/09/gerimis-267710?fbclid=IwAR3jT_cAd5Jep1nPv9zpqo7WecFCGBQhqlgAgIOZDXEq_ShAuYupGIlRfEY&bima_access_status=not-logged#.X2FB1qSp7Y4.facebook


  • 7 TAHUN PENUH RINDU

    7 TAHUN PENUH RINDU

    Sudah beberapa hari ini, cucu pertamaku Akiif Fatahilah selalu saja bertama nenek nanti hari senin tanggal merah atau tidak? Saya tidak tahu apa maksud pertanyaan cucu pertama saya ini. Sampailah hari ahad kemaren, pertanyaan yang sama ditanyakan lagi sebelum tidur. 

    ” Nenek hari senin nanti tanggal merah atau tidak?” tentu saja ini menjadi perhatian saya, ” Abang mengapa asyik bertanya hari senin, hari senin. Tapi cucu saya tidak menjawab, akhirnya sebelum tidur malam terjawablah pertanya dari cucu saya akiif. Mamanya menuliskan dalam whatsapp grup keluarga yang isinya hanya terdiri dari Suami saya, Saya, Mamanya Akiif, Ayahnya Akiif dan kedua Om Akiif.

    sebenarnya lucu juga rasanya, kami yang tinggalnya berdekatan masih membuat grup keluarga, tapi ternyata ada manfaatnya juga, saya benar – benar lupa hari lahirnya cucu saya yang sering mengingatkan hari lahir kami adalah mamanya akiif. Setiap ulang tahun dari anggota keluarga pasti mamanya akiif yang mengingatkan dalam whatsapp keluarg kami.

    Hari senin, tanggal 14 September  adalah ulang tahun cucu saya. Masyaallah, saya benar – benar lupa ternyata ini maksud dari pertanyaan cucu saya beberapa hari ini. Lucu rasanya sambil memandang wajah cucu saya yang sudah tertidur pulas.

    Cucu pertama saya Akiif sepertinya tidak mau melepaskan peluang untuk memakan kue ulang tahun brownis, memang sudah beberapa hari ini Akiif selalu mengatakan makan kue coklat kayaknya enak. Tapi karena sering sakit gigi saya selalu melarang Akiif untuk memakan makan yang terbuat dari bahan coklat. Tapi karena hari ini hari ulang tahunnya, sebelum pulang dari sekolah menuju rumah saya mengingatkan suami untuk singgah membeli kue tart ulang tahun yang dari brownis.

    Setelah Sholat magrib kami sekeluarga berkumpul, suami saya membaca doa selamat seperti kebiasaan kami jika ada anggota keluarga yang menyambut hari lahirnya, tidak ada titip lilin walaupun ada lilinya. Suami saya memberikan sedikit nasehat kepada Akiif mengingatkan Akiif untuk rajin sholat, rajin membantu orang tua dan tidak melawan orang tua. Mungkin ini belum menjadi perhatian Akiif tapi Atok tetap memberikan nasehat.

    Akhirnya kue tart ulang tahunnya dipotong Akiif, potongan pertama disuapkan kepada Atok, giliran kedua Nenek, ketiga Ayahnya Akiif, Kedua adik Akiif Om dan yang terakhir untuk Mama akiif. Akhirnya rindu akan makan kue tart ulang tahun brownis malam ini terlunasi, bukan hanya Akiif yang bahagia kedua Adik – adik Akiif pun berebut untuk memakan kue ulang tahunya. Namanya anak – anak kue brownis menjadi favorit mereka. Melihat mereka bahagia kami yang tua – tua juga menjadi bahagia.

    Semoga doa yang kami panjatkan di ijabah Allah, semoga cucu saya selalu diberikan berkah dalam menjalani umurnya, selalu sehat, taat, dan bahagia dunia dan akhirat, Amin.

     

    https://nyakbaye.blogspot.com/2020/09/7-tahun-penuh-rindu.html?fbclid=IwAR3fhBM6RQjPxxik_qQ0tt8OK4mz7xMkycBW5pq-r_JrzQ4T00i-3VX0iiY


  • SEPERTI TOM DAN JERRY

    SEPERTI TOM DAN JERRY

    Tini adalah seorang Mahasiswi di Sebuah Perguruan Tinggi Negeri, Ia dikenal sebagai mahasiswi yang supel, enerjik, pandai bergaul dan tentunya sangat cantik, serta sedikit tomboy. Teman-teman Tini kebanyakan laki-laki. Walaupun berteman dengan laki-laki , sampai detik ini Tini masih sendiri. Dan teman-temannya, sangat segan dan sangat menghormati Tini. Mereka selalu melindungi Tini. Sikap Tini yang demikian inilah yang sangat membuat hati Tono, temannya dalam diam menaruh hati padanya. Akan tetapi Tini bersikap seolah tidak terjadi apa-apa, sementara Tono tidak berani untuk mengungkapkan isi hatinya.

    Untuk menghilangkan grogi apabila berbicara dengan Tini, Tono selalu bersikap layaknya seperti Tom dan Jerry di serial film kartun anak, sehingga teman-temannya selalu meledek mereka berdua. Hal ini semakin membuat Tono tambah penasaran, sementara Tini masih tetap dengan sikap cueknya, dia hanya menganggap tidak terjadi apa-apa. Semakin di cuekin , Tono semakin penasaran.

    Ledekan dari teman-teman semakin menjadi saja, tapi Tini tetaplah Tini, sebenarnya Ia senang dengan sikap Tono yang begitu perhatian padanya walaupun mereka kerap bertengkar , tapi Tini tak pernah menaruh dendam kepada Tono, apalagi menaruh hati. Seiring berjalannya waktu , sidang wisuda semakin dekat, akhirnya Tono mencoba memberanikan diri dan mengutarakan maksudnya kepada Tini, dan akhirnya gayung pun bersambut, hati Tini pun akhirnya luluh juga.

    https://evarinaspd172730.gurusiana.id/article/2020/09/seperti-tom-dan-jerry-266645?ba_status=valid&fbclid=IwAR3fhBM6RQjPxxik_qQ0tt8OK4mz7xMkycBW5pq-r_JrzQ4T00i-3VX0iiY&bima_access_status=not-logged#.X11MzwML7ME.facebook


  • PENERIMA KIP,PIP & PKH TIDAK BISA MENIKMATI KUOTA DARI KEMENTERIAN DAN KEBUDAYAAN BERDASARKAN SE NO 4239/J1/KP/2020

    PENERIMA KIP,PIP & PKH TIDAK BISA MENIKMATI KUOTA DARI KEMENTERIAN DAN KEBUDAYAAN BERDASARKAN SE NO 4239/J1/KP/2020

    Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan  NO 4239/J1/KP/2020 tentang Pemberitahuan Verifikasi Dan Validasi Data Nomor Ponsel. Bagi siswa yang terdata di Dapodik sebagai penerima KIP ( Kartu Indonesia Pintar) dan masuk kedalam program PIP ( Program Indonesia Pintar ) dan PKH ( Program keluarga harapan ). Siswa tersebut tidak bisa menerima bantuan Kouta paket internet dari Pemerintah selama 4 bulan terhitung dari bulan September s.d Desember 2020.

     


  • TIDAK BISA BERMALAS-MALASAN

    TIDAK BISA BERMALAS-MALASAN
    Sekarang hanya 5 hari kerja  bagi kami guru – guru. Covid -19 penyebabnya. Maksud hati ingin bermalas – malasan di hari libur, setelah sholat subuh tidak seperti biasanya akan langsung menuju dapur untuk merebus air buat kopi untuk sarapan pagi.

    Tapi pagi ini setelah sholat subuh, masih duduk – duduk malas di atas  kasur sambil menyetel TV untuk melihat acara yang mungkin bisa membuat pikiran tenang dan senang. Setelah beberapa TV dilihat mata jatuh pada satu salurang TV yang menayangkan berita. Tapi fikiran tidak fokus pada berita yang ditayangkan. Akhirnya hanya membolak – balikkan siaran TV dari satu TV ke TV yang lainya, dengan malas akhirnya setelah jam menunjukkan pukul 07 pagi saya melangkahkan kaki juga menuju dapur untuk memulai merebus air dan membuat kopi HC, kopi herbal yang sudah 5 tahun terakhir ini menemani sarapan pagi.

    Suplemen herbal untuk menjaga kesehatan dan mengkonsumsi kopi susu yang akan menambah tingkat kolesterol di dalam tubuh. Sarapan pagi ini dengan mie lendir orang Karimun menyebutnya, mie kuning di kasih telor, toege serta daun sop terbawang goreng dan cabe rawit potong sementara untuk kuahnya terbuat dari bumbu kacang yang sudah diberi rempah bawang putih, bawang merah, dan spesial bumbu berupa rebusan udang sehingga menerbitkan cita rasa tersendiri.

    setelah selesai sarapan, saya melanjutkan mengemas rumah dan mengeluarkan bahan – bahan makanan yang akan dimasak untuk makan siang nanti. Sejak Covid – 19 melanda Indonesia secara umum dan daerah Karimun secara khusus, saya berusaha untuk tidak sesering mungkin mengunjungi pasar untuk menjaga kesehatan. Jadi hari ini memasak bahan – bahan yang masih ada dirumah saja, kebetulan sudah lama tidak membuat soto.

    Resep soto diambil dari youtube, resep sederhana sehingga bumbu – bumbunya untuk kuahnya sudah tersedia dirumah. Untuk bahan pokoknya mie kuning dan bihun yang ditambah dengan suir ayan serta tahu goreng yang dipotong dadu. Sambal cabe rawit, kecap manis dan saos untuk menambah enaknya soto untuk makan siang nanti.

    Semua itu menjadi rencana untuk siang sabtu ini, sehingga jam 11 ini sudah bisa menulis dua buah tulisan untuk blog yang saya selalu isi setiap hari sejak kebelakangan ini. Selamat berakhir pekan bersama keluarga tercinta, selalu buat diri kita bahagia dengan cara sederhana.

    https://nyakbaye.blogspot.com/2020/08/tak-bisa-bermalas-malasan.html?fbclid=IwAR1fNhClg0wvsZsBqq0TE1eK-aI7M1IkMUZLZiQOC1kYRE2bylkYJVPmcQk


  • SOSIALISASI KOMUNIKASI DUA ARAH DENGAN MS 365

    SOSIALISASI KOMUNIKASI DUA ARAH DENGAN MS 365

    Rencana Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Online Guru

    1. Membuat akun Microsoft untuk Guru

    2. Membuat Grub Mata Pelajaran

    3. Membuat akun Microsoft untuk Siswa Kelas X

    4. Membuat akun Microsoft untuk Siswa Kelas XI

    5. Membuat akun Microsoft untuk Siswa Kelas XII

    6. Mengaktifkan akun Microsoft untuk Guru

    7. Uji coba pengunaan Teams Microsoft untuk PJJ Guru

    8. Mengaktifkan akun Microsoft untuk Siswa

    9. memasukkan akun Guru dan Siswa dalam Grub Mata Pelajaran

    10. Uji coba pengunaan dengan Siswa yang mempunyai HP Android


  • SOULMATE BEDA USIA

    SOULMATE BEDA USIA

    Cerita pagi yang harus diabadikan dalam bentuk catatan yang mungkin menjadi kenang – kenangan setelah tutup usia nanti.

    Sudah hampir 19 berteman dengan dirinya, nama lengkapnya Eva Rina dengan gelar pendidikan Sarjana Pendidikan Jurusan Biologi. Melihat gelarnya pasti sudah tahun pasti mengajar Biologi di kelas MIPA.

    Sementara saya sendiri, merupakan guru Ekonomi sesuai dengan gelar yang di sandang SE, jangan dibaca Sarjana Edan ya. Jadi teringat masa – masa kuliah di Yogyakarta kami selalu memplesetkan semua jurusan misalnya SH untuk susah hidup. Pasti semua pada heran yang satu S.Pd dan yang satunya lagi, kok bisa jadi soulmate.

    Begini ceritanya, mengenal Eva Rina sudah lama, kami adalah tetangga sedari kecil. Sementara saya adalah letingan abangnya Rizal. Umur kami berbeda 4 tahun. Saya lahir tahun 1971 sementara Eva biasa kami memanggilnya lahir tahun 1975. Kami menjadi soulmate sejak tahun 2001, Eva yang sebelumnya mengajar di SMP Yayasan Bakti Tugas masuk mengajar di SMA Negeri 2 Karimun karena sekolah kami kekurangan guru biologi. Sementara untuk saya sendiri, sudah menghonor di SMA Negeri 2 Karimun sejak tahun 1998. Cerita lengkapnya silakan baca buku Menjadi Guru Bukan (Tak) Mudah, buku perdana saya yang berISBN tentunya untuk sementara ini sudah ada tiga buku solo dan satu buku antologi sementara Eva punya 2 buku (1 buku solo dan 1 buku antologi).

    Kedekatan kami mungkin karena satu kampung dan sudah kenal sejak lama , akhirnya kami saling menyesuaikan diri. Kami sama – sama tipe pekerja keras dan suka belajar sesuatu yang baru. Ya, pasti ada yang bedanya juga, sampai sekarang saya masih takut untuk membawa motor sementara Eva setelah beberapa lama ke sekolah kami harus naik oplet, akhirnya belajar naik motor. Sejak itu dengan setia Eva selalu mengantar dan menjemput saya dari rumah ke sekolah. Sejak itu kami di sekolah di sebut dengan soulmate.

    Bukan hanya di sekolah, kegiatan di luarpun kami selalu bersama – sama. Masih segar dalam ingatan saya bagaimana kami sama – sama di minta untuk mengajar di tempat les terkemuka dari Yogyakarta yang membuka cabang di Karimun. Pasti semua pada tahun dengan bimbingan belajar PRIMAGAMA. Ya, kami juga mengajar di sana bersama. Sehingga tambah lengket kata soulmate untuk kami.

    Hampir 10 tahun kami mengelola perpustakaan sekolah dengan formasi yang berbeda – beda tapi saya dan Eva paling lama menjadi petugas perpustakaan. Entah karena apa setiap pergantian kepala sekolah seingat saya dari Bapak Yatim Mustapa kepala sekolah kedua untuk saya, sementara untuk Eva adalah kepala sekolah pertama kami selalu digandengkan jika ada event – event yang dilaksanakan di sekolah. Berlanjut dengan kepala sekolah Bapak Drs. M. Rasyid Nur, Bapak Riadi, Bapak Rustam dan sekarang Bapak Drs Sugiarto.

    Sekarang, kami juga bersama – sama menekuni dunia tulis menulis dengan mengikuti Satu Guru Satu Buku ( Sagu Sabu) dan alhamdulillah sudah membuahkan hasil ini adalah gambar kami dengan buku masing – masing. Ada rasa bangga bisa menularkan sesuatu yang positip untuk teman yang selalu menjadi soulmate, tentu pertemanan tidak lepas dari beda pendapatan tapi merasa beda pendapat dapat diselesaikan dengan baik – baik. Seperti kata pepatah tidak ada gading yang tak retak, tapi jika bisa menyikapinya insyallah semuanya akan terasa indah pada saatnya. Seperti hari ini kami bangga menjadi soulmate dengan mendukung satu sama lain, sambil memegang buku karya kami. (AZ).

    https://sitinurbayaaz.gurusiana.id/article/2020/07/soulmate-beda-usia-267040?fbclid=IwAR2wM6vBompY7ZeQVe6WkVkui680ruyXbuVgY7D4kntcOdUlyh2FaW_JGdw&bima_access=0#.XyIbIxpn0Wc.facebook