TULISAN GURU

BELAJAR HARGA MATI BAGI GURU

Siti Nurbaya AZ

Belajar menurut kamus bahasa Indonesia adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, atau berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman.

Pembelajaran sepanjang hayat sangat cocok dengan keadaan pendidikan Indonesia saat ini, baik guru maupun siswa sama – sama belajar. Semua diusahakan oleh pemerintah guna mencerdaskan anak bangsa, sebagai guru kita tidak mungkin hanya berpangku tangan melihat usaha yang telah dilakukan oleh pemeritah untuk dunia pendidikan.

Tak ada kata tidak untuk belajar, apalagi bagi seorang guru. Guru adalah contoh hidup yang menjadi pedoman bagi anak didiknya. Umur boleh tua tapi pengalaman mengajar menjadikan guru kreatif juga akan menghasilkan siswa yang kreatif.

Dengan kemajuan teknologi, kita juga harus mau belajar menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Penggunaan laptop dan OHP juga merupakan perkembangan dari penggunaan teknologi dari pembelajaran. Sebelum menggunakan laptop dan OHP guru menggunakan media pembelajaran yang dibuat sendiri, bisa berupa carta dengan menggunakan spidol dan karton salah satu contohnya. Berkembangan zaman maka dunia pendidikan juga ikut berkembang.

Dengan adanya epidemic Covid-19, pembelajaran dengan daring juga menuntut kita sebagai guru untuk lebih kreatif dalam pembelajaran. Tidak mungkin dalam kondisi seperti ini kita sebagai guru memaksakan diri dengan pembelajaran tatap muka dengan menggunakan media berupa power point yang ditayangkan dengan OHP. Mau tidak mau kita sebagai guru harus berdamai dengan keadaan seperti sekarang ini, sebagai guru belajar adalah cara yang paling memungkinkan. misalnya dengan menggunakan WA grup misalnya. Atau lebih canggih lagi kita guru juga bisa membuat blog yang bisa memuat bahan ajar yang bisa digunakan dalam pembelajaran. Dan yang lebih keren lagi sekarang sudah banyak guru yang menggunakan Youtube untuk pembelajaran.

Umur bukan berarti kita tidak bisa berinovatif dalam pembelajaran, ikutilah seminar – seminar yang diadakan oleh organisasi yang peduli dengan pendidikan.

Belajar adalah harga mati untuk seorang guru, jangan berani mengatakan diri guru jika tidak mau belajar. Renungkan kembali apa yang kita lakukan setiap hari, alah bisa karena biasa. Setiap semerter kita terus berusaha belajar membuat rencana pelaksanaan pembelajaran yang lebih baik dari semester sebelumnya. Belum lagi kita selalu berusaha belajar bagaimana membuat soal – soal HOT yang bisa memberi rangsangan yang lebih kepada siswa – siswa kita. Contoh lain kita belajar menggunakan berbagai metode serta pendekatan dalam memberikan pelajaran yang terbaik buat siswa – siswa kita. Bukankah itu semua adalah tanda kita belajar sepanjang hayat, hanya saja sekarang kita di tuntut belajar lagi dengan menggunakan cara daring (dalam jaringan) bukan berarti kita melupakan cara belaja)r luring (luar jaringan).

Belajar adalah harga mati untuk seorang guru, jangan jadi guru yang mati berkreasi dengan adanya pembaharuan. Selalu buat diriku sesuatu yang hidup sehingga bisa menghidupkan jiwa dari pembelajaran itu sendiri. Hidupkan siswa – siswa kita dengan cara menghidupkan cara belajar kita sebagai guru. Belajar harga mati, semoga kita semua menghidupkan lagi dunia pendidikan dengan cara belajar di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja.

https://sitinurbayaaz.gurusiana.id/article/2020/07/belajar-harga-mati-bagi-guru-2325555?fbclid=IwAR2kqCK2wsJvMl1EI9mRMO2EknP3Wgv_lrpr9393gDOS6HNvpzf7Rp8aTRo

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close